Masa Transisi, Polrestabes Surabaya Terus Bentuk Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo

0
188

Diketahui sampai Rabu (10/6/2020) telah ada 1.340 kampung yang sudah melaksanakan konsep Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo. Bahkan jajaran Polrestabes Surabaya juga sempat mendiskusikan pembentukan mal tangguh, tempat ibadah tangguh, dan pasar tangguh.

“Saya percaya (wabah) ini bisa ditekan, saya yakin itu,” ujar Risma.

Dalam konsep Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo ada empat Satuan Tugas (Satgas) yang memiliki fungsi penting dalam menekan penyebaran virus Covid-19, yaitu Satgas Wani Sehat, Wani Sejahtera, Wani Jogo dan Wani Ngandani.

Adapun tugas dari Satgas Wani Sehat adalah melakukan pemantauan terhadap pasien ODP, PDP, OTG, dan konfirm rawat jalan dari gugus tugas kota/kecamatan.

Kemudian melakukan pendataan terhadap warga yang kontak erat dengan pasien, dan bertugas melaporkan kepada puskesmas, kelurahan, dan kecamatan bila ada warganya yang terindikasi gejala Covid-19.

Sedangkan tugas Satgas Wani Sejahtera adalah mengidentifikasi kebutuhan permakanan pasien ODP, PDP, OTG, dan konfirm rawat jalan dengan kriteria yang sudah ditentukan.

Kemudian mengidentifikasi warga terdampak yang tidak mampu dan melakukan upaya penanganan terhadap warga terdampak secara gotong-royong, serta memastikan bantuan sosial pemerintah sampai ke penerima.

Tugas Satgas Wani Jogo adalah pembatasan dan pencatatan orang dan kendaraan yang keluar-masuk dengan menerapkan one gate system (sistem satu pintu masuk). Juga membuat jadwal jaga kampung, dan memantau serta memastikan warga yang isolasi mandiri untuk tidak keluar lingkungan rumah kecuali untuk keperluan fasilitas kesehatan.

Tak luput juga menjaga dan memastikan semua warga terutama lansia, difabel, dan anak-anak terlindung dari resiko penularan, serta memastikan pelaksanaan physical distancing, pakai masker, cuci tangan pakai sabun, dan melaksanakan penyemprotan disinfektan.

Selanjutnya tugas Satgas Wani Ngandani adalah memberikan informasi dan edukasi kepada warga terkait pencegahan dan penanganan Covid-19, termasuk komunikasi dengan berbagai pihak terkait Covid-19, dan melaporkan perkembangan penanganan ODP, PDP, OTG dan konfirmasi rawat jalan melalui lawancovid-19.surabaya.go.id.

Konsep Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo ini dinilai sangat relevan dengan pendekatan secara sosial dan budaya yang sesuai kearifan lokal, sehingga Polrestabes Surabaya bersama Pemkot Surabaya siap mengembangkannya di seluruh wilayah Kota Surabaya. (*)

sumber: https://www.timesindonesia.co.id/read/news/276638/masa-transisi-polrestabes-surabaya-terus-bentuk-kampung-tangguh-wani-jogo-suroboyo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here